KEHENDAK

A’udzubillah

Bismillah

Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Aku,  maka sembahlah olehmu sekalian Aku.”

(QS Al Anbiya’ (21) ayat 25)

 

Ternyata di balik kehendak kita ada kehendak yang lebih tinggi dari Sang Maha Tinggi, Maha Memiliki Kehendak, Maha Kuasa (Al Aliy, Al Jabbar)

Kehendak/ af’alNya begitu tak bisa diabaikan. Kita boleh berencana tapi hanya rencana Nya lah yang kan berjalan karena Ia memiliki Kehendak yang tak bisa ditampik, karena Ia lah Al Jabbar (Yang Maha Memiliki Kehendak).

Ketika qt tlah ditundukkan, disujudkanNya… barulah qt kan paham apa mauNya karena Ia pulalah yang kan memahamkanNya pada qt. Ketika qt dipahamkan apa mauNya… Subhanallah… sesungguhnya banyak hal kan kita dapat dan yang terpenting adalah membuat qt jadi MENGENAL- NYA. Bukankah ada pepatah yang mengatakan:

TAK KENAL MAKA TAK SAYANG

(Wah… gimana mau mengaku- ngaku cinta yach.. yang mau dicintai aja tidak qt kenal, tapi ini koq malah ngaku- ngaku sayang, cinta…)

Pantes… seorang Abdullah pernah menuliskan untukq  (Tks guruq… smoga kau trima aq menjadi muridmu) :

Adakah Cinta selain untuk Allah dan rasulNya … 3.31

Jangan- jangan kita baru di terminal ‘seakan-akan mencintai’ 9.24,2.165

“Selamat menempuh perjalanan menuju yang Patut Dicinta… 84.6

Subhanallah…

Sluruh hijab tlah dibukakanNya… dan ternyata hijab itu adalah diri qt sendiri…

Alhamdulillah…

Hanya IA yang mampu membuka sluruh hijab dan mengeluarkan qt dari sluruh ketertutupan dan kebutaan mata hati sehingga qt kan smakin dikenalkanNya akan Ia, karna qt takkan mampu berbuat dan mengerti apapun tanpa daya dariNya, tanpa kehendakNya utk memahamkan qt.

La Haw La Wala Quwwata Illa Billahil ‘Aliyul Adzhim…

Jangan pernah tolak kehendakNyan pada qt. Karena pastilah sluruh kehendakNya itu baik untuk qt. Bukankah Ia tlah mengatakan dalam QalamNya:

A’udzubillah…

Bismillah…

Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.

 (QS Al Baqarah (2) ayat 216)

Nah… Bukankah Ia Maha tahu sgala. Dan Ia pasti kan memberi yang terbaik utk qt.

Ternyata begitu indah maksudNya ketika Ia membukakan hati qt untuk mau menerima dan ‘dipahamkan’ kehendakNya.

Ia hanya ingin dikenal.. karena itulah Ia mencipta.

Bukankah Ia mengatakan

Aku ingin dikenal dan dengan La Illaha Ilallah engkau akan mengenalKu.

Subhanallah… Begitu nikmat rasanya ketika kita bisa mengenalNya dengan daya dikenalkan olehNya dan bukan dengan kehendak hati kita (yang kadang kala lebih sering maksa daripada ikut apa mauNyta). Dengan mengikuti kehendakNya ternyata kita akan dipahamkan keberadaaNya, mauNya, gerakNya…. Dan setelah itu cukuplah kita jadi saksi seperti qalamNya:

A’udzubillah…

Bismillah…

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak – anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman) “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: ” Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang- orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”

QS Al A’raaf (7) ayat 172

Subhanallah…

Alhamdulillah…

Hanya Allah lah yang patut disembah

Hanya Allah lah Yang Maha Besar.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s