SAKIT DAN RASA BERSYUKUR

Manusia memang tempatnya lupa dan dosa. Seringkali ketika kita kehilangan sesuatu barulah kita menyadari arti kehadirannya untuk kita. Tidak ada salahnya jika Ia memang perlu mengingatkan kita akan alpa yang tlah kita lakukan, terutama alpanya kita bersyukur atas nikmat sehat yang diberikannya.

Ketika ia mengingatkan kita akan ni’mat yang diberikannya dan tlah kita lupakan berarti ia masih sayang kepada kita, artinya kita masih dikenalnya untuk dikembalikan ke jalan yang lurus dan benar. Btapa banyak manusia yang dibiarkannya begitu saja terlena dengan seluruh alpa dan dosanya.

Alhamdulillah … Trima kasih Ya Allah … aq masih Engkau kenal …

Dua hari ini, putra bungsuq, Muhammad Fathan Ksatria Syahru Ramadhan (Ksatria pembuka jalan kesempurnaan yang lahir di bulan suci Ramadhan), yang biasa kami panggil Ksatria diberikan sakit olehNya.

Tepat di miladq yang ke 33 tanggal 9 februari yang lalu putra bungsuq terkena diare. Pagi harinya aq tidak masuk ke kantor karena mengantarkannya ke dokter anak untuk mendapatkan pengobatan. Kita wajib ikhtiar kan, hasilnya … serahkan saja padaNya. Karena yang menyembuhkan itu kan bukan diagnosa dokter yang tepat atau obat yang manjur tapi Allah dengan kehendakNya untuk memberikan kita sakit dan sembuh.

A’udzubillahhiminasyaithannirajim

Bismillahhirahmanirahhim

DAN APABILA AKU SAKIT, DIA LAH YANG MENYEMBUHKAN AKU,

Shadaqallahul’adzhim …

QS Asy-Syu’ara’ (26) ayat 80

Hingga hari ini (10 februari 2009) ternyata Allah belum berkehendak untuk menyembuhkannya (sabar ya Nak … karena pastilah Allah bersamaMu dan menjagaMu, Allah sayang padaMu nak …). Tapi ia masih saja seorang Ksatria yang tegar, tenang, murah senyum, ceria dan senang berceloteh meski kepada orang yang baru dikenalnya di tengah sakit yang dideritanya.

Subhanallah … btapa kuatnya dirimu nak … engkau sungguh- sungguh Ksatria Nya Al Qabith … Btapa mama slalu mendo’akanmu agar engkau kelak menjadi pejuang penegak kalimat La Illaha Illallah di buminya Allah (karna itulah Bp Ary Ginanjar A. berkenan memberimu nama Ksatria Syahru Ramadhan yang lahir pada hari Rabu pukul 16.15 WIB, tepat pada tanggal 17 Ramadhan 1429 H dan menyuruh mama& papa untuk memanggilmu Ksatria, beliau pun menyuruh kami untuk membisikkan di telingamu Qalam Illahhi ini …

A’udzubillahhiminasyaithannirajim

Bismillahhirahmanirahhim

Syahru Ramadhanaladziii unzila fihil Qur’aana Hudallinnas wa bayyinnaatimminal hudaa wal furqan …

Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al Qur’an, sebagai petunjuk dan penjelasan- penjelasan mengenai petunjuk itu bagi manusia dan pembeda (antara yang benar dan bathil)

Shadaqallahhul’adzhim …

Btapa bahagianya mama dan papa nak …

Karena 2 (dua) orang guru besar bagi kami, dua orang wali Allah berkenan mendo’akanmu dan memberi nama untukmu. Bp Abu Sangkan pun  berkenan memberimu nama Muhammad Fathan, beliau mendo’akan semoga menjadi pembuka jalan kesempurnaan. Amin Ya Allah …

(Trima kasih Pak Ary … trima kasih Pak Abu …)

Engkau dan kakakmu A’isyah adalah kebanggaan kami, anugerah terindah dan teristimewa dari Allah bagi kami. Karna siapalah mama dan papa ini, hingga Allah berkenan mengilhamkan 2 (dua) orang waliNya untuk mendo’akan dan memberimu nama serta mengaruniai kami buah hati yang cerdas, shalehah dan shaleh seperti kalian. Amin Ya Allah …

Trima kasih Ya Allah … ampuni kami Ya Allah apabila kami telah kufur ni’mat slama ini. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami.

Ksatria … Smoga kelak engkau bersama Kak A’isyah menjadi rahmatan lil’alamin nak … yang membuat bangga Allah, yang tidak membuat Rasulullah SAW menangis lagi. Amin Ya Allah … Ya Rahman … Ya Rahhim … Ya Mujib…).

Suhanallah … justru dari sakitnyalah aq mengenal rasa terima kasih kepada kedua orang tua yang tlah mengandung, merawat, mendidik dan membesarkanq. Ia membukakan mata hatiq bahwa ternyata ketika seorang anak sakit maka orang tuanya akan berusaha menjaganya siang dan malam, meski letih menggelayutinya, meski rasa kantuk menyerangnya, tak kenal waktu. Tapi dengan hati ikhlas sang orang tua akan bangun demi anaknya. Merasa cemas ketika sang anak merasakan kesakitan, merasa sedih ketika ia harus divonis untuk dirawat dan diinfus karena kekurangan cairan.

Ya Allah … trima kasih tlah Kau anugerahkan kepadaq Ayah dan Ibu yang begitu baik, pengasih,  penyayang, bertanggung jawab, tegar, tangguh dan rela berkorban membanting tulang untuk kami anak- anaknya. Meski kami lebih sering mengecewakan beliau ketimbang membahagiakannya tapi mereka tetap menjaga kami dengan hati ikhlas. Ampuni kami Ya Allah …

Ya Allah … ampunilah kedua orang tua kami, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kami di waktu kecil, bahkanlebih, tunjukkanlah jalan- jalan CahayaMu sebagaimana Engkau telah menunjukkannya kepada kami. Maafkanlah mereka Ya Allah, ampunilah mereka, rahmatilah mereka … Amin …

Ketika aq menjaga Ksatria di malam hari, aq jadi mengenal Allah Al Hafidz (Yang Maha Menjaga) …
Ketika aq bersabar terhadap rengekan manjanya kepadaq … aku menjadi mengenal Allah Ash Shabur (Yang Maha Sabar) …
Dan ketika aq berusaha kuat dan tegar mendengar ia harus dirawat dan tangan kecilnya harus ditusuk jarum (diinfus) untuk mendapatkan pengganti cairan yang tlah keluar berlebihan dari tubuhnya … akupun menjadi mengenal Allah Al Qabith (Yang Maha Kuat) .. (meski aq sempat meneteskan airmata ktika mendengar vonis dokter tersebut…)

Tapi yang lebih utama dari semua itu adalah … aku mengenal Allah Asy Syakur … dengan mensyukuri ni’mat sehat yang diberikannya kepada kami, kepada Ksatriaq sebelum sakitnya, dengan mensyukuri kehadiran kedua orang tuaq dlm hidupq, dengan mensyukuri kehadiran kedua putri kecilq A’isyah dan putra bungsuq Ksatria …

Maafkan Mama ya nak …

Maafkan And. ya Ayah, Ibu …

Maafkan aq … Ya Allah …

Cepat sembuh ya nak …

A’udzubillahhiminasyaithannirajim

Bismillahirahmanirrahim

Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu, “Bersyukurlah kepada Allah!” Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya, Maha Terpuji.”

Shadaqallahul’adzhim …

QS Luqman (31) ayat 12

3 thoughts on “SAKIT DAN RASA BERSYUKUR

  1. Makaci Bundo … makaci Tante … Alhamdulillah Ksatriaq tlah pulih kembali dan sekarang ditempatkan Allah dalam Cahaya Waddud dan RahmanNya yang berbuah Sakinah dalam kehidupan rumah tangga kami kini. Amin Ya Allah … Ya Allah khusyu’ kan lah kami sekeluarga dan jadikanlah keluarga kami keluarga yang sakinah ma waddah wa rahmah … Amin …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s